POTENSI DI DUTA YOSO MULYO

DUTA YOSO MULYO. Kebutuhan bahan pangan makin meningat sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk. Mengandalkan pangan impor untuk memenuhi kebutuhan nasional dinilai kurang tepat karena akan mempengaruhi aspek sosial, ekonomi, dan politik, sehingga upaya peningkatan produksi pangan di dalam negeri perlu mendapat perhatian.

Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan swasembada beras, diantaranya tingginya pertumbuhan populasi penduduk, konservasi lahan sawah subur ke tanaman lainya yang lebih bernilai jual tinggi, pembangunan serta kawasan industri, meningkatnya kompetisi antar usahatani, keterbatasan sumberdaya air, serta terjadinya banjir dan kekeringan akibat pemanasan global.

 

Sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan model pengembangan ini meliputi persiapan pengolahan lahan, aplikasi dekomposer, penggunaan benih varietas unggul baru, penyiapan persemaian dapog, aplikasi pupuk hayati, tanam, pengelolaan hara dan pengendalian OPT (dengan lampu perangkap, feromon, pestisida hayati, rekayasa ekologi dan penggunaan linier trap barier system), panen dan pascapanen.

Acara kunjungan panen raya dihadiri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Mentri BUMD dan menteri Pertanian mengatakan bahwa Modernisasi tidak bisa dilepaskan oleh inovasi teknologi pertanian, dan pada hari ini pertama di Indonesia, bahwa di Rawa Pitu ini memiliki potensi yang sangat besar di bidang pertanian khususnya tanaman padi.

 

 

Facebook Comments
About dutayosomulyo 37 Articles
Bekerja di kampung dutayosomulyo mulai tahun 2018

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan